Selamat Datang di Website
Gereja Katolik St Ignatius Magelang
   
SYARAT-SYARAT PERNIKAHAN 
Thursday, January 14, 2010, 15:01 - Pelayanan Sakramental Posted by Administrator
PROSES dan PERSYARATAN PERNIKAHAN
PAROKI ST. IGNATIUS MAGELANG

PENTING: Untuk persiapan dan urusan pernikahan ini tidak bisa diwakilkan kepada orangtua/saudara/orang lain,
calon pengantin harus menghadap sendiri kepada Rama Paroki.

TIGA BULAN sebelum hari H rencana pernikahan, calon pengantin telah mendaftarkan diri kepada Rama Paroki setempat,
sekaligus membuat janji: kapan Penyelidikan Kanonik/Wawancara dilaksanakan.

Sebelum Penyelidikan Kanonik/Wawancara dilaksanakan, calon pengantin telah menyerahkan persyaratan administratif sbb.:

A. Gereja
1. Kutipan Surat Baptis terbaru. (pembaharuannya di Gereja yang bersangkutan dibaptis minimal 6 bulan sebelum hari H pernikahan)
2. Piagam Kursus Persiapan Berkeluarga yang asli. (jadual & formulir pendaftaran kursus diminta di Sekretariat Paroki)
3. Surat Keterangan Pernikahan Dari Lingkungan. (blangko Surat Keterangan diminta di Sekretariat Paroki)
4. Pas Foto Calon Pengantin Berdampingan Berwarna ukuran 4 X 6, 3 lembar. (pria di sebelah kanan wanita)
5. Surat Ijin Kawin Dari Komandan apabila anggota TNI/POLRI atau Sipil TNI/POLRI.
6. Surat Ijin Kawin Dari Kedua Orangtua, apabila calon pengantin Pria berusia antara 19-21 tahun dan Wanita antara 16–21 tahun.
7. Fotocopy KTP Saksi Pernikahan 2 orang, 1 lembar. (1 orang dari pihak pria & 1 orang dari pihak wanita)
8. Fotocopy Surat Baptis/Sidi dilegalisir oleh Gereja, apabila salah satu calon pengantin baptis di Gereja Kristen, 2 lembar.
9. Fotocopy Akta Kelahiran.
10. Menunjukkan Surat Keterangan Untuk Nikah Dari Kelurahan Model N1, N2, N3 dan N4.
11. Iura Stolae diserahkan kepada Rama yang memberkati.
12. Sumbangan Administrasi Rp 10.000,- (diserahkan ke Sekretariat Paroki)
13. Sumbangan Untuk mengurus Dispensasi Perkawinan Rp 10.000,- (diserahkan ke Sekretariat Paroki)
14. Sumbangan pemakaian listrik Gereja (bila ada Video Shooting) Rp 50.000,- (diserahkan ke Sekretariat Paroki)
15. Stofmap, 1 lembar.
16. Ucapan terimakasih untuk pelayan Gereja: koster dan misdinar. (kerelaan hati, diserahkan kepada yang bersangkutan)

B. Kantor Kependudukan Dan Catatan Sipil
SEBULAN sebelum hari H perkawinan, calon pengantin telah mendaftarkan diri dan menyerahkan persyaratan administratif di bawah ini untuk sahnya perkawinan sesuai Hukum Negara ke Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Magelang.
(Pernikahan dapat dicatatkan apabila kedua calon pengantin atau salah satunya ber-KTP Kota Magelang. Masa berlaku surat-surat dibawah cuma 3 bulan, maka sebaiknya dalam mengurus persyaratan di bawah ini 2 bulan sebelum hari H pernikahan)
1. Surat Keterangan Untuk Nikah Model N 1, N 2, N3 dan N 4 Dari Kelurahan yang Asli. (penulisan nama calon pengantin dan nama orangtua disamakan dengan Akta Kelahiran)
2. Surat Keterangan Kesehatan Dari Puskesmas yang ada di Kota Magelang.
3. Fotocopy Akta Kelahiran, 1 lembar dilegalisir oleh Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil setempat.
4. Fotocopy Akta Kematian/Surat Kematian Orangtua, 1 lembar dilegalisir oleh instansi yang mengeluarkan.
5. Fotocopy Kartu Keluarga, 1 lembar dilegalisir oleh Camat.
6. Fotocopy KTP Calon Pengantin, 1 lembar dilegalisir oleh Camat.
7. Fotocopy KTP Saksi Perkawinan 2 orang, 1 lembar dilegalisir oleh Camat. (1 orang dari pihak pria & 1 orang dari pihak wanita)
8. Fotocopy KTP kedua orangtua, 1 lembar dilegalisir oleh Camat.
9. Fotocopy Surat Baptis, 1 lembar dilegalisir oleh Gereja.
10. Fotocopy Ijasah/STTB, 1 lembar dilegalisir P dan K, apabila penulisan nama di Akta Kelahiran ada yang disingkat.
11. Pas Foto Calon Pengantin Berdampingan Berwarna ukuran 4 X 6, 3 lembar. (pria di sebelah kanan wanita)
12. Surat Ijin Kawin Dari Komandan, apabila anggota TNI/POLRI atau Sipil TNI/POLRI.
13. Akta Ijin Kawin dari Kantor Kependudukan Dan Catatan Sipil, dilampiri Surat Ijin Kawin dari kedua orangtua apabila calon pengantin Pria berusia antara 19-21 tahun dan Wanita antara 16–21 tahun.
14. Akta Perceraian Asli, dari Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil apabila calon pengantin duda/janda cerai, atau
Fotocopy Surat Kematian, apabila calon pengantin duda/janda mati, 1 lembar dilegalisir oleh Lurah dan Camat.
15. Stofmap, 1 lembar.
16. Biaya Administrasi Pencatatan Pernikahan Rp 75.000,-

Bagi WNI Keturunan, ditambah:
17. Fotocopy SBKRI, Fotocopy Surat Ganti Nama calon pengantin atau orangtuanya dilegalisir oleh Pengadilan Negeri, @ 1 lembar; plus Fotocopy Akta Perkawinan Orangtua dilegalisir oleh Instansi yang mengeluarkan, 1 lembar.

Catatan Penting
1. Lektor, Paduan Suara, Misdinar dan Bunga-bunga Hiasan Altar dipersiapkan sendiri oleh calon pengantin.
2. Pilihan Hari/Tanggal/Waktu Pemberkatan Pernikahan dibicarakan dengan Rama yang memberkati.
3. Konsep Buku Panduan Liturgi Pernikahan supaya dibicarakan terlebih dahulu dengan Rama, dan 2 minggu sebelum hari H Pernikahan, calon pengantin sudah menyerahkan buku panduan yang telah direvisi kepada Rama.
4. Apabila persyaratan administratif untuk urusan Gereja dan Catatan Sipil belum lengkap, Rama tidak berkenan memberikan pemberkatan pernikahan.
5. Testimonium Matrimonii/Surat Nikah Gerejawi diambil di Sekretariat Pastoran pada jam kerja.
6. Setelah Akta Pernikahan dari Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil jadi, calon pengantin wajib menyerahkan fotocopyannya kepada Gereja lewat Sekretariat Pastoran, 1 lembar.
7. Calon Pengantin berasal dari Paroki St. Ignatius Magelang, tetapi 3 bulan lebih tinggal/menetap di tempat lain dan bermaksud untuk melangsungkan pernikahannya di Gereja St. Ignatius Magelang, maka Proses Administratif dan Penyelidikan Kanonik diselesaikan di Paroki setempat.

MEMO PASTOR KEPALA tentang KEUANGAN PAROKI 
Thursday, January 14, 2010, 03:58 - Pastoral Posted by Administrator
MEMO PASTOR KEPALA PAROKI ST. IGNATIUS MAGELANG
No : 01/B/PKP/I/10

Tentang
KEUANGAN PAROKI



Menimbang :
1. Dewan Paroki St. Ignatius Magelang perlu menertibkan administrasi dan transparansi serta akuntabilitas Keuangan Paroki.
2. Bahwa Dewan Paroki memastikan agar program kerja bisa dilaksanakan dengan baik dan teratur serta dapat dipertanggungjawabkan.
3. Bahwa Dewan Paroki perlu memperjelas wajah sosial Gereja yakni perhatian terhadap kaum kecil, lemah, miskin dan tersingkir (difabel), atau KLMT-D.
4. Bahwa Dewan Paroki perlu mempunyai perhatian terhadap pendidikan calon imam atau pendidikan seminari.

Mengingat :
1. Surat Keputusan Uskup KAS No. 0010/C/I/a-4/08 tentang Pedoman Keuangan dan Akuntasi Paroki KAS Tahun 2008.
2. Memo Uskup KAS no. 0459/c/a-4/08 tentang Rekomendasi Pemakaian Petunjuk Teknis Keuangan dan Akuntasi Paroki (PTKAP).


Memperhatikan :
1. Rekomendasi Rapat Dewan Harian Paroki St. Ignatius tertanggal 9 Desember 2009.
2. Rekomendasi/kesepakatan Rapat Calon Dewan Pleno Paroki St. Ignatius masa bhakti tahun 2010 – 2012 tertanggal 16 Desember 2009.


Menetapkan :
1. Tata Tertib Penggunaan Keuangan Paroki
1.1. Anggaran yang sudah diputuskan dan disahkan dalam Rapat Dewan Pleno PASTI bisa dimohonkan/dicairkan ;
1.2. Anggaran Kegiatan dan Kebutuhan Rutin
1.2.1. Anggaran keperluan rutin bisa dimintakan untuk 3 bulan ke depan, yang disertai dengan tanda terima atau kwintasi penerimaan (bdk. Tanpa proposal atau bisa memakai memo pastor paroki).
1.2.2. No. 1.2.1. bisa juga diganti dengan nota/kwintasi pembayaran (bdk. Misalnya ditalangi dulu, kemudian kwintasinya ditukarkan ke kasir/ bendahara).
1.3. Anggaran Program Kerja
1.3.1. Anggaran baru bisa dimohonkan/dicairkan bilamana program kerja/ kegiatan hendak dilaksanakan, secepat-cepatnya 1 (satu) minggu sebelumnya.
1.3.2. Anggaran dimohon dengan menggunakan proposal (lih. Format Proposal).
1.3.3. Anggaran yang dikeluarkan oleh Bendahara bersifat KAS BON
1.3.4. Laporan Pertanggung-jawaban (LPJ) harus disampaikan sekurang-kurangnya 2 (dua) minggu sesudah program/kegiatan terlaksana, yang juga melaporkan penerimaan swadaya atau dari donatur (lih. Format LPJ).
1.3.5. Anggaran program kerja/kegiatan berikutnya baru bisa diminta (lih. No.1.2.1.), kalau LPJ sudah diterima oleh Bendahara (lih. No. 1.2.4.)
1.3.6. Anggaran program kerja tidak bisa diganti dengan program lain (bdk. No. 2), kecuali soal waktu pelaksanaan.
1.4. Anggaran Kepanitiaan
1.4.1. Anggaran baru bisa dimohonkan/dicairkan secepat-cepatnya sebulan sebelum Kegiatan kepanitian dilaksanakan.
1.4.2. Anggaran dimohon dengan menggunakan proposal (lih. Format Proposal)
1.4.3. Anggaran yang dikeluarkan oleh Bendahara bersifat SUBSIDI
1.4.4. Laporan Pertanggung-jawaban (LPJ) harus disampaikan sekurang-kurangnya sebulan sesudah kegiatan terlaksana, yang juga melaporkan penerimaan swadaya atau dari donatur (lih. Format LPJ)
1.5. Lain-Lain
1.5.1. Saldo biaya kepanitiaan mesti diserahkan kepada Paroki (Bendahara), namun panitia bisa memohon dana dari saldonya maksimal 50%, baik untuk kas maupun untuk pembelian inventaris.
1.5.2. Paguyuban-paguyuban non tim kerja, baik teritorial maupun kategorial bisa mengajukan anggaran untuk kepentingan pembinaan (kaderasisai) dan bukan untuk kebutuhan rutin atau ziarah/rekreasi.
1.5.3. Anggaran untuk ziarah hanya diberikan kepada kelompok tim kerja yang anggotanya adalah anak, remaja, dan kaum muda (misalnya PIA, PIR, Papial) namun bersifat subsidi maksimal 50% dari biaya seluruhnya.

2. Permohonan Anggaran di luar RAPB
2.1. Permohonan anggaran di atas Rp. 1.000.000,- harus dibicarakan dalam Rapat Dewan Harian Paroki.
2.2. Permohonan anggaran Rp. 1.000.000, ke bawah Pastor Kepala Paroki bersama atau tanpa Bendahara/Wakil Ketua II diberi wewenang untuk memutuskan.
2.3. Dalam situasi darurat Pastor Kepala Paroki bisa memutuskan pengeluaran, tanpa melalui no.2.1. namun harus dipertanggungjawabkan dalam Rapat Dewan Harian.

3. Menampilkan Wajah Sosial Gereja
3.1. Penerimaan Dana Papa Miskin
3.3.1. Dana Papa Miskin (Danpamis) yakni sebesar 15% dari Jumlah Kolekte umum + Amplop persembahan (bdk. Memo Administrator Diosesan KAS No. 1117/A/X/2009); akan dibuatkan rekening tersendiri a.n. PGPM Paroki St. Ignaitus di CU.
3.3.2. Danpamis harus digunakan untuk kepentingan orang miskin, baik bersifat karitatif/bantuan atau pemberdayaan.
3.2. Penerimaan Dana APP Paroki
Penerimaan dana ini sebesar 25% dari jumlah Kotak APP Paroki dan Kolekte Minggu Palma digunakan untuk membantu saudari-saudara yang non katolik.
3.3. Kolekte II
3.3.1. Kolekte II minggu ke-3: Pelayan Gereja, diserahkan ke Keuskupan
3.3.2. Kolekte II, selain no. 3.3.1.
3.3.2.1. Minggu Genap: Menampilkan/menambah wajah sosial Gereja
 Untuk dana pendidikan sebesar 75% (bdk. Cara pengumpulan-nya: Jan-Mrt; Mei-Juli & Sep-Nov)
 Untuk dana kesehatan sebesar 25% (bdk. Cara pengumpulan-nya: April, Agustus dan Desember: bdk. Ditambah dari lingkungan).
3.3.2.2. Minggu Ganjil (I & V): Untuk menambah pembiayaan Timja pemeliharaan dan pembangunan.

4.Perhatian Terhadap Pendidikan Calon Imam atau Seminari
4.1. Kolekte Jumat I digunakan untuk sumbangan Seminari.
4.2. Memberi kemungkinan paguyuban/kelompok untuk memberi perhatian terhadap pendidikan seminari.

Dengan ketentuan akan ditinjau kembali apabila ada kekurangan atau kesalahan dalam keputusan ini.

Magelang, 1 Januari 2010



(FX. Krisno Handoyo, Pr)
Pastor Kepala Paroki


C.c. Bpk. LB. Heri Listiono dan Bpk. C. Hino Chandra – Bendahara Paroki

PERAYAAN NATAL WILAYAH THEODORUS 
Monday, January 11, 2010, 06:34 - BERITA Posted by Administrator


Tidar – Bertempat di Kalurahan Tidar, Umat Wilayah Thedorus mengadakan natalan bersama. Natalan ini merupakan kegiatan tahunan. Pada perayaan natal yang diadakan pada hari Sabtu, 9 Januari 2009 ini dihadiri tidak hanya umat wilayah, tetapi juga mengundang para pejabat pemerintahan. Hadir dalam perayaan ini Ibu Nur, istri Lurah Tidar dan Bapak Drs H Nur Muhamad, Wakil Walikota Magelang, dan istri. Kehadiran para pejabat ini turut memeriahkan perayaan natal 2009 ini.


Dalam renungan natalnya, Romo Wito mengajak umat untuk menyadari betapa baiknya Allah. Kebaikan Allah itu cuma-Cuma dan tidak harus bayar. Bahkan Allah mengutus Putra Tunggal-Nya untuk mendekati dan menyelamatkan manusia. Lalu? Umat diajak untuk menjawab kebaikan Allah itu. “Dimana Yesus kita tempatkan?” Dengan pertanyaan ini, Romo Wito mengajak umat untuk melihat tempat Yesus dalam kehidupan kita: sebagai tamu atau anggota keluarga.


Perayaan natal dan tahun baru ini sangat meriah. Semua lapisan umat ikut terlibat untuk memeriahkan acara. Mulai dari anak-anak yang mempersembahkan tari-tarian, remaja dan mudika yang mempersembahkan nyanyian, ibu-ibu dengan koor dan tari-tariannya sampai dengan bapak-bapak yang mempersembahkan guyon maton.


Tidak hanya merayakan natal, pada kesempatan ini juga diadakan upacara serah terima dari pengurus wilayah dan lingkungan yang lama kepada pengurus wilayah dan lingkungan yang baru. Natal menjadi moment yang tepat untuk memulai semangat pelayanan yang baru. Semoga Tuhan memberkati.

PELANTIKAN PRODIAKON PAROKI PERIODE 2010-2012 
Sunday, January 3, 2010, 05:13 - BERITA Posted by Administrator

Magelang – Berbarengan dengan Misa pergantian tahun, Calon Prodiakon Paroki St Ignatius Magelang dilantik menjadi Prodiakon Paroki St Ignatius Magelang PERIODE 2010-2012. Sebelum pelantikan, diadakan brieving dan upacara pemberkatan alba dan perlengkapan prodiakon. Hal ini dimaksudkan suapya acara pelantikan dapat berjalan dengan lancar.
Ada 48 calon Prodiakon yang dilantik menjadi Prodiakon Paroki St Ignatius Magelang. Dalam perayaan ekaristi pergantian tahun yang dipimpin oleh Romo Yustinus Slamet Witokaryono Pr tersebut, para calon prodiakon tampak antusias dan bersemangat. Moga-moga semangat ini terus menyala supaya pelayanan menjadi semakin baik dan umat dapat terlayani dengan baik.
Pelantikan ditandai dengan pernyataan kesanggupan dari para calon dan penyerahan surat tugas kepada para prodiakon terlantik. dalam pengantarnya, Romo Wito mengajak kepad apara prodiakon untuk terus menerus menyadari tugas dan tanggung jawabnya sebagai prodiakon, menjadi pelayan komuni dan melaksanakan tugas yang diberikan oleh romo paroki. Romo Wito juga mengajak kepada para prodiakon untuk terus menerus belajar supaya prodiakon dapat memberikan pengajaran kepada umat.

<<First <Back | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | Next> Last>>

 
    LoginAdmin        @copyright 2009 Gereja Katolik St Ignatius Magelang